Wednesday, July 8, 2020

Kepada Kakak

Aku pernah ada di posisimu,
Mencoba menjadi panutan,
Menjadi tulang punggung bagi keluarga kita yang hanya bertiga.

Kini kau ambil alih semua,
Bukan inginmu,
Namun keadaan.

Sementara aku hanya mampu meneteskan air mata,
Kau melangkah meneteskan peluh, demi aku dan Mama.

Aku yang tertua,
Aku yang terpenjara.

RDP, 06062020
-Arfel-

No comments:

Post a Comment